PERBANDINGAN KARAKTERISTIK SEMEN KAMBING BOER DENGAN KACANG

ABSTRAK
Pamungkas, F.A., F. Mahmilia dan S. Elieser. 2008. Perbandingan karakteristik semen kambing boer dengan kacang
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik semen kambing boer dengan kacang telah dilakukan di Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih, Sumatera Utara. Materi ternak menggunakan kambing pejantan Boer dan Kacang masing-masing sebanyak 2 ekor. Penampungan semen dilakukan 2 kali seminggu dengan menggunakan vagina buatan dan kambing betina sebagai pemancing. Evaluasi karakteristik semen meliputi volume, warna, konsistensi, gerakan massa, motilitas dan konsentrasi sperma. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji rata-rata dan untuk membandingkan karakteristik semen kambing Boer dengan Kacang digunakan uji T terhadap variabel independen menggunakan paket SPSS versi 10. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa karakteristik semen kambing Boer dan Kacang baik secara makroskopis maupun mikroskopis umumnya tidak menunjukkan perbedaan yang nyata kecuali pada konsentrasi dimana spermatozoa kambing Boer (2.975x106/ml) jauh lebih rendah dibanding dengan kambing Kacang (3.893x106/ml).

Kata kunci : kambing, semen, boer dan kacang

ABSTRACT
Pamungkas, F.A., F. Mahmilia and S. Elieser. 2008. The comparison of characteristic cement goat of boer with kacang
The research with the aim of knowing differences of characteristic of goat cement of boer and kacang was conducted at The Research Institute for Goat Production Sei Putih, North Sumatra. This research used sires of Boer and Kacang each counted 2 heads. Relocation of cement was done 2 times per week by using dummy of vagina and dams being in oestrus. The evaluation on cement characteristic consisted of volume, colour, consistency, mass movement, concentration and motility of sperm. Analysed data used mean test and comparison on cement characteristic of goat between boer and kacang used T-test package of SPSS version 10. The result showed that cement characteristic of goats of boer and kacang either through makroscopic on microscopic generally did not show differences excepting the concentration of spermatozoa of which boer goat (2,975x106/ml) was much more lower compared to kacang goat (3,893 x106/ml).

Keyword : goat, cement, boer and kacang

0 komentar:

Poskan Komentar